Dalam budidaya udang, kondisi kolam sebelum tebar benih sering kali menjadi penentu keberhasilan di tahap-tahap selanjutnya.
Persiapan tambak udang yang dilakukan dengan tepat membantu menciptakan lingkungan kolam yang stabil, sehingga benur dapat beradaptasi dengan baik sejak hari pertama.
Kolam yang terlihat bersih secara fisik belum tentu siap secara biologis. Tanpa ekosistem kolam yang terbentuk dengan baik, udang akan lebih mudah mengalami stres, pertumbuhan tidak seragam, dan kualitas air cenderung sulit dikendalikan.
Mengapa Persiapan Tambak Udang Sangat Menentukan?
Tahap persiapan tambak berfungsi sebagai pondasi dari seluruh siklus budidaya. Pada fase ini, petambak menyiapkan kolam agar mampu menopang kehidupan udang secara alami dan berkelanjutan.
Jika persiapan tidak optimal, beberapa kondisi berikut dapat muncul:
- Perubahan kualitas air yang cepat dan sulit dikontrol
- Lingkungan kolam yang belum stabil saat benur ditebar
- Tingkat stres benur yang tinggi di awal pemeliharaan
- Risiko gangguan kesehatan udang di fase berikutnya
Sebaliknya, persiapan tambak yang baik akan membantu kolam “bekerja sendiri” secara biologis, sehingga beban pengelolaan selama budidaya menjadi lebih ringan.
Ekosistem Kolam: Dasar Lingkungan Budidaya yang Seimbang
Salah satu tujuan utama persiapan tambak adalah membangun ekosistem kolam yang seimbang. Ekosistem ini terbentuk dari interaksi antara air, mikroorganisme, plankton, dan organisme budidaya.
Di dalam ekosistem kolam, plankton memegang peranan penting karena menjadi penghubung antara lingkungan perairan dan kebutuhan biologis udang.
Plankton, khususnya fitoplankton, berfungsi untuk:
- Menjadi sumber energi awal dalam rantai makanan alami
- Menyediakan pakan alami bagi benur di fase awal
- Membantu menjaga kestabilan kualitas air
- Mendukung keseimbangan pH dan kondisi perairan
Kolam dengan plankton yang tumbuh sehat dan terkontrol umumnya memiliki kondisi air yang lebih stabil dan mendukung pertumbuhan udang secara bertahap.
Tantangan Umum Saat Menyiapkan Tambak Udang
Dalam praktik di lapangan, persiapan tambak sering menghadapi beberapa kendala, seperti:
- Pertumbuhan plankton yang lambat atau tidak merata
- Warna air kolam yang sulit dipertahankan
- Kualitas air yang mudah berubah meskipun kolam sudah diisi
- Waktu persiapan yang menjadi lebih panjang
Kondisi ini menunjukkan bahwa membangun ekosistem kolam tidak selalu berjalan secara alami tanpa dukungan. Dibutuhkan pendekatan yang membantu mempercepat dan menstabilkan proses tersebut.
Pendekatan Persiapan Tambak Berbasis Ekosistem Kolam
Pendekatan yang kini semakin diterapkan adalah persiapan tambak berbasis ekosistem kolam, yaitu mempersiapkan lingkungan kolam agar siap secara biologis sebelum benur ditebar.
Fokus utama pendekatan ini adalah:
- Mendukung pertumbuhan plankton sejak awal
- Menciptakan keseimbangan mikroorganisme di kolam
- Menyiapkan lingkungan yang lebih stabil bagi benur
Dengan ekosistem yang sudah terbentuk lebih awal, adaptasi benur di kolam dapat berlangsung lebih baik.
FytoGro: Mendukung Pertumbuhan Plankton Sejak Fase Awal
Untuk mendukung persiapan tambak berbasis ekosistem, salah satu solusi yang dapat digunakan adalah FytoGro, produk dari Blue Aqua yang didistribusikan oleh Bahtera.
FytoGro diformulasikan sebagai phytoplankton growth promoter yang membantu mendukung pertumbuhan dan kestabilan plankton sejak tahap awal persiapan kolam. Dengan plankton yang berkembang secara terkontrol, ekosistem kolam dapat terbentuk lebih cepat dan lebih stabil.
Manfaat FytoGro dalam Persiapan Tambak Udang
Penggunaan FytoGro sebelum tebar benih memberikan beberapa manfaat yang saling berkaitan dalam membangun ekosistem kolam:
- Mendukung Pertumbuhan Fitoplankton Secara Merata
FytoGro membantu merangsang pertumbuhan fitoplankton sehingga kolam lebih cepat mencapai kondisi biologis yang seimbang.
- Membantu Menjaga Kualitas Air
Plankton yang berkembang dengan baik membantu menstabilkan kondisi air, termasuk mendukung keseimbangan pH dan lingkungan perairan.
- Menyediakan Pakan Alami bagi Benur
Fitoplankton berperan sebagai pakan alami yang membantu benur beradaptasi dan mulai tumbuh di fase awal budidaya.
- Menciptakan Lingkungan Kolam yang Lebih Kondusif
Ekosistem kolam yang stabil membantu mengurangi fluktuasi lingkungan yang dapat memicu stres pada udang.
Persiapan tambak udang bukan hanya tahap awal sebelum tebar benih, tetapi merupakan proses penting untuk membangun ekosistem kolam yang sehat dan berfungsi dengan baik.
Dengan ekosistem yang terbentuk sejak awal, kolam akan lebih siap mendukung pertumbuhan udang sepanjang siklus budidaya.
Pendekatan persiapan tambak yang tepat, ditambah dukungan produk yang fokus pada pertumbuhan plankton, dapat membantu menciptakan budidaya udang yang lebih stabil, terkontrol, dan berkelanjutan. Temukan solusi Anda bersama Bahtera di sini.