Menjaga kelembapan kulit bukan hanya soal memberikan air, tetapi juga memastikan air tersebut tidak mudah hilang. Karena itu, pelembap skincare biasanya menggabungkan beberapa jenis bahan aktif yang bekerja dengan cara berbeda. 

Humektan membantu menarik air ke dalam lapisan kulit, emolien membantu melembutkan kulit dan mengisi celah di antara sel-sel kulit, sedangkan oklusif membentuk lapisan pelindung yang membantu mengurangi penguapan air dari permukaan kulit.

Selain ketiga bahan tersebut, ada juga ceramide, yaitu lemak alami yang membantu menjaga skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Jika lapisan ini terjaga, kulit dapat mempertahankan kelembapan dengan lebih baik dan lebih terlindungi dari faktor eksternal. 

Karena itu, formulasi pelembap yang baik perlu mengombinasikan bahan yang membantu menambah kelembapan dengan bahan yang membantu menjaga lapisan pelindung kulit.

Apa Itu Humektan dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Humektan adalah bahan yang menarik dan mengikat air, sehingga membantu meningkatkan hidrasi lapisan terluar kulit. Dalam formulasi skincare, humektan digunakan untuk membantu menjaga kulit tetap lembap dan mengurangi sensasi kering akibat kekurangan air.

Beberapa contoh humektan yang umum digunakan adalah:

  • Gliserin: Membantu menarik dan mempertahankan air di lapisan terluar kulit.
  • Panthenol: Berfungsi sebagai humektan sekaligus membantu menjaga kondisi kulit.
  • Propylene glycol: Membantu mempertahankan kelembapan dan dapat berfungsi sebagai pelarut dalam formulasi.
  • Hyaluronic acid: Mengikat air dan membantu menjaga hidrasi kulit.

Cara kerja humektan berkaitan dengan kemampuan bahan tersebut mengikat air, bukan sekadar menambahkan air ke permukaan kulit. Namun, hidrasi yang optimal juga bergantung pada kondisi skin barrier.

Pada kulit dengan barrier yang terganggu, air lebih mudah menguap melalui proses yang disebut transepidermal water loss (TEWL). Karena itu, penggunaan humektan sebaiknya dipadukan dengan bahan yang membantu menjaga kelembapan dan mendukung fungsi barrier.

Apa Itu Emolien dan Apa Fungsinya?

Emolien adalah bahan yang membantu melembutkan kulit dengan mengisi celah di antara sel-sel pada lapisan terluar kulit. Bahan ini membuat permukaan kulit terasa lebih halus, mengurangi kesan kasar, dan membantu meningkatkan kenyamanan setelah pemakaian produk.

Contoh emolien meliputi berbagai jenis bahan, seperti caprylic/capric triglyceride, dicaprylyl carbonate, dan octyldodecanol. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal daya sebar, kelembutan, dan sensasi setelah diaplikasikan.

Dalam pengembangan produk, emolien juga berperan penting dalam menentukan sensory profile. Kombinasi emolien yang tepat dapat menghasilkan tekstur ringan untuk serum atau lotion, maupun sensasi lebih kaya untuk krim pelembap.

Pemilihannya perlu disesuaikan dengan target pengguna, jenis produk, dan kombinasi bahan lainnya. Emolien yang terasa nyaman pada satu formula belum tentu memberikan hasil sensori yang sama pada formula berbeda.

Apa Itu Oklusif dan Kapan Dibutuhkan?

Oklusif adalah bahan yang membentuk lapisan pada permukaan kulit untuk membantu mengurangi penguapan air atau TEWL. Mekanisme ini membuat oklusif berguna dalam formula yang ditujukan untuk kulit sangat kering atau membutuhkan perlindungan kelembapan lebih intensif.

Contoh bahan oklusif adalah petrolatum, lanolin, dan wax tertentu seperti beeswax atau carnauba wax. Tingkat oklusivitas serta sensasi yang dihasilkan bergantung pada jenis bahan dan konsentrasinya.

Keterbatasan oklusif terletak pada karakter sensori beberapa bahan yang dapat terasa berat atau berminyak. Oleh karena itu, pemilihannya perlu mempertimbangkan bentuk produk dan pengalaman pemakaian yang ditargetkan.

Oklusif tidak selalu harus digunakan dalam jumlah besar atau pada semua jenis pelembap. Formulator dapat menyesuaikan jenis dan konsentrasinya agar perlindungan kelembapan tetap seimbang dengan daya sebar serta kenyamanan produk.

Apa Itu Ceramide dan Apa Fungsinya untuk Skin Barrier?

Ceramide adalah kelompok lipid yang secara alami terdapat dalam stratum corneum, yaitu lapisan terluar kulit. Bersama kolesterol dan asam lemak, ceramide membentuk matriks lipid di antara sel-sel kulit. Struktur ini berperan penting dalam menjaga fungsi skin barrier dan membantu membatasi kehilangan air.

Fungsi ceramide dalam skincare antara lain:

  • Mendukung fungsi skin barrier: Membantu mempertahankan struktur lipid pada lapisan terluar kulit.
  • Menjaga kelembapan: Membantu mengurangi kehilangan air ketika digunakan dalam formulasi yang sesuai.
  • Mendukung kenyamanan kulit: Barrier yang berfungsi baik membantu melindungi kulit dari faktor eksternal yang dapat memicu kekeringan dan rasa tidak nyaman.

Ketika fungsi barrier terganggu, kulit dapat mengalami kekeringan, terasa tertarik, atau menjadi lebih sensitif. Kondisi ini sering disebut skin barrier rusak, meskipun gejalanya tidak selalu menunjukkan penyebab yang sama. Penggunaan ceramide dalam produk perawatan kulit dapat membantu mendukung pemeliharaan atau pemulihan fungsi barrier, bergantung pada formula dan kondisi kulit.

Ceramide berbeda dari oklusif. Oklusif terutama membantu mengurangi penguapan air melalui lapisan di permukaan kulit, sedangkan ceramide berperan sebagai bagian dari struktur lipid barrier. Keduanya dapat digunakan bersama karena memiliki fungsi yang saling melengkapi.

Dari sisi formulasi, ceramide memiliki tantangan tersendiri. Beberapa jenis ceramide sulit dilarutkan dan dapat mengalami rekristalisasi jika sistem formulasi tidak sesuai. Karena itu, pemilihan bentuk bahan baku dan sistem penghantarannya penting untuk menjaga stabilitas serta performa produk akhir.

Apa Perbedaan Humektan, Emolien, Oklusif, dan Ceramide?

Keempat kelompok bahan ini dapat digunakan bersama, tetapi mekanisme dan pertimbangan formulasinya berbeda.

Parameter

Humektan

Emolien

Oklusif

Ceramide

Cara kerja

Menarik dan mengikat air

Melembutkan serta mengisi celah pada permukaan kulit

Membantu mengurangi penguapan air

Mendukung matriks lipid skin barrier

Contoh bahan

Gliserin, propylene glycol, butylene glycol

Ester, minyak nabati, butter

Petrolatum, lanolin, wax tertentu

Ceramide NP dan kompleks multi-ceramide

Sensasi di kulit

Umumnya ringan, bergantung formula

Bervariasi dari ringan hingga kaya

Dapat terasa lebih berat

Bergantung bentuk bahan dan formula

Pertimbangan formulasi

Perlu memperhatikan keseimbangan hidrasi

Memengaruhi daya sebar dan sensori

Perlu disesuaikan dengan target sensori

Memerlukan sistem yang sesuai untuk dispersi dan stabilitas

Bagaimana Menggabungkan Hidrasi dan Perbaikan Skin Barrier dalam Satu Formula?

Hidrasi kulit bukan hanya tentang menarik air, tetapi juga mempertahankan kelembapan dan mendukung fungsi barrier. Dalam pengembangan produk, formulator dapat mempertimbangkan tiga pendekatan yang saling melengkapi.

1. Mendukung Distribusi Air Melalui Aquaporin

Aquaporin adalah protein yang membentuk saluran air (water channels) pada membran sel, termasuk sel kulit, sehingga membantu transportasi air di dalam kulit. 

Dalam skincare, bahan aktif yang mendukung mekanisme aquaporin membantu meningkatkan hidrasi kulit dengan merangsang pembentukan saluran protein ini. 

Selain itu, bahan aktif ini membantu meningkatkan kemampuan glycerin dalam menjaga kelembapan, sehingga kulit terasa lembap secara instan hingga 24 jam.

2. Mengikat Air dengan Humektan

Humektan dikenal karena kemampuannya menarik dan mengikat air untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Selain humektan konvensional, bahan aktif tertentu juga dapat bekerja dengan cara serupa untuk mendukung hidrasi.

Salah satunya adalah Hydrasensyl Glucan Green, bahan aktif berbasis beta-glucan dengan struktur triple-helix yang membantu mengikat air. Selain mendukung hidrasi kulit, Hydrasensyl Glucan Green juga membantu menenangkan tampilan kulit kemerahan akibat terbakar sinar matahari.

3. Mendukung Barrier dengan Ceramide

Ceramide membantu melengkapi matriks lipid pada lapisan terluar kulit. Dalam formula yang dirancang dengan baik, kombinasi humektan dan ceramide dapat membantu menjaga hidrasi sekaligus mendukung fungsi barrier.

Pendekatan tersebut dapat diterapkan pada serum hydrating, gel moisturizer, krim barrier repair, body lotion, produk after-sun, hingga perawatan kulit kepala dan rambut. Pemilihan bahan perlu disesuaikan dengan target produk, sistem emulsi, stabilitas, dan sensori yang diinginkan.

Bagi formulator yang ingin mengembangkan produk dengan fungsi tambahan, konsep ini juga dapat dikombinasikan dengan bahan aktif lain sesuai kebutuhan. Baca lebih lanjut tentang cara memilih pelembap multifungsi untuk berbagai jenis kulit.

Bahan Aktif Hydrating Apa yang Tersedia di Bahtera Adi Jaya?

Permintaan terhadap produk yang membantu menjaga kelembapan dan fungsi skin barrier membuat pemilihan bahan aktif menjadi bagian penting dalam pengembangan skincare. Selain mempertimbangkan klaim produk, formulator perlu mengevaluasi mekanisme kerja, kompatibilitas, stabilitas, dan data pendukung setiap bahan.

Bahtera Adi Jaya menyediakan bahan aktif dari BASF untuk membantu produsen mengeksplorasi berbagai pendekatan hidrasi dan perawatan barrier.

Produk

Jenis

Cara Kerja

Keunggulan

Hydagen Aquaporin

Glyceryl Glucoside (and) Glycerin

Mendukung pembentukan kanal air pada sel kulit

Data BASF menunjukkan dukungan terhadap hidrasi instan dalam 20 menit dan hingga 24 jam pada kondisi pengujian tertentu, baik dalam produk bilas maupun non-bilas.

Hydrasensyl Glucan Green

Beta-glucan dalam sistem berbasis air

Mengikat air dan membantu menjaga hidrasi kulit

Memiliki struktur triple-helix serta data pendukung untuk hidrasi, kehalusan, dan membantu mengurangi tampilan kemerahan akibat sinar matahari (UVB).

Ceressence Max

Kompleks ceramide yang larut dalam minyak

Mendukung matriks lipid kulit

Matriks lipid yang telah distabilkan dirancang untuk membantu pengembangan formula berkadar ceramide tinggi, termasuk emulsi dan conditioner.

Ceressence Aquax

Kompleks ceramide yang dapat didispersikan dalam air

Mendukung fungsi barrier dan retensi kelembapan

Dapat digunakan dalam sistem berbasis air, termasuk serum, emulsi, dan conditioner.

Keempat bahan ini memiliki fungsi yang saling melengkapi. Hydagen Aquaporin mendukung mekanisme transportasi air, Hydrasensyl Glucan Green membantu mengikat air, sedangkan Ceressence Max dan Ceressence Aquax mendukung fungsi barrier melalui matriks lipid.

Pemilihan antara Ceressence Max dan Ceressence Aquax perlu didasarkan pada karakter sistem formulasi: Ceressence Max cocok dipertimbangkan untuk sistem berbasis minyak dan emulsi yang sesuai, sedangkan Ceressence Aquax dapat didispersikan dalam sistem berbasis air.

Klaim angka seperti peningkatan hidrasi, hasil perbandingan dengan hyaluronic acid, atau durasi manfaat harus mengacu pada data pengujian spesifik dari pemasok. Hasil pada pengujian bahan aktif tidak otomatis mewakili performa semua produk jadi.

Untuk pengembangan formula, produsen juga perlu mempertimbangkan dosis penggunaan yang direkomendasikan, kompatibilitas bahan, proses produksi, pH, dan stabilitas selama penyimpanan.

Bahtera Adi Jaya mendukung kebutuhan bahan baku dengan dokumentasi produk seperti COA dan MSDS/SDS sesuai ketersediaan, serta bantuan dari tim technical sales. Ketersediaan stok lokal dapat membantu memperpendek lead time dibandingkan impor langsung, bergantung pada stok dan kebutuhan produk.

FAQ: Humektan, Emolien, Oklusif, dan Ceramide

Apa Perbedaan Hydrating dan Moisturizing?

Hydrating mengacu pada peningkatan kandungan air di kulit, sedangkan moisturizing lebih luas, yaitu membantu menjaga kelembapan melalui kombinasi mekanisme seperti mengikat air, melembutkan permukaan kulit, dan mengurangi penguapan. Dalam praktiknya, istilah tersebut dapat digunakan secara berbeda dalam komunikasi produk, sehingga klaim perlu disesuaikan dengan fungsi dan data formulasi.

Apa Fungsi Ceramide dalam Skincare?

Ceramide membantu mendukung matriks lipid pada stratum corneum, menjaga fungsi barrier, dan mengurangi kehilangan air. Dalam formulasi, kompleks ceramide seperti Ceressence dapat dipertimbangkan berdasarkan karakter sistem dan kebutuhan produk.

Apakah Humektan Bisa Membuat Kulit Kering?

Humektan tidak otomatis membuat kulit kering. Efeknya dipengaruhi oleh formula secara keseluruhan dan kondisi barrier kulit. Untuk membantu mempertahankan kelembapan, humektan dapat dikombinasikan dengan emolien, oklusif, atau bahan pendukung barrier.

Apa itu Aquaporin dan Apa Hubungannya dengan Hidrasi Kulit?

Aquaporin adalah protein membran yang membantu transportasi air melintasi sel. Hydagen Aquaporin dirancang untuk mendukung mekanisme hidrasi yang berkaitan dengan kanal air pada sel kulit.

Apakah Beta-Glucan Cocok untuk Kulit Sensitif?

Beta-glucan dikenal sebagai bahan yang membantu menjaga hidrasi, menenangkan kulit, dan mendukung pemulihan kulit. 

Berbagai penelitian juga telah mengeksplorasi manfaat beta-glucan untuk kulit sensitif serta perannya dalam proses penyembuhan luka (wound healing). Manfaat tersebut menjadikan beta-glucan bahan yang menarik untuk formulasi skincare yang ditujukan bagi kulit sensitif dan kulit yang membutuhkan perawatan untuk mendukung pemulihan. 

Namun, kesesuaian produk untuk kulit sensitif tetap bergantung pada seluruh komposisi, konsentrasi, dan hasil evaluasi formula jadi.

Bagaimana Cara Mendapatkan Bahan Aktif Hydrating untuk Produksi Skincare?

Produsen dapat menghubungi distributor bahan baku kosmetik untuk memperoleh informasi produk, spesifikasi, dokumentasi teknis, dan dukungan formulasi. Bahtera Adi Jaya dapat membantu membahas kebutuhan bahan aktif berdasarkan target produk dan sistem formulasi yang dikembangkan.

Humektan, emolien, oklusif, dan ceramide memiliki peran berbeda dalam menjaga kelembapan kulit. Menggabungkan bahan yang sesuai dapat membantu formulator mengembangkan produk dengan hidrasi yang baik sekaligus mendukung fungsi skin barrier.

Bahtera Adi Jaya mendukung kebutuhan bahan baku industri personal care dengan lebih dari 20 tahun pengalaman, 800+ produk dan varian, 50+ supplier, serta 10.000+ transaksi. Hubungi tim Bahtera Adi Jaya untuk mendiskusikan kebutuhan sampel, spesifikasi bahan aktif, dan bantuan formulasi. Temukan solusi Anda bersama Bahtera di sini.