Kesehatan udang menjadi salah satu faktor paling menentukan keberhasilan budidaya udang. Berbagai tantangan seperti infeksi bakteri, parasit, hingga gangguan pencernaan dapat memengaruhi pertumbuhan, efisiensi pakan udang, dan tingkat kelangsungan hidup di tambak udang.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kemajuan industri aquaculture di Indonesia, Bahtera Adi Jaya berkolaborasi dengan Adisseo dan Gihon menyelenggarakan Cluster Seminar "Key Insights to Shrimp Health Management" pada 6, 7, dan 9 Juli 2026 di wilayah Sumbawa.

Seminar ini menghadirkan Martha Mamora, Farm Application Manager Aquaculture APAC/ISC – Adisseo, yang membagikan berbagai wawasan mengenai strategi manajemen kesehatan udang melalui pendekatan preventif dan inovasi feed additive.

Tantangan Kesehatan Udang di Tambak Modern

Dalam industri budidaya udang, menjaga kesehatan udang tidak hanya berkaitan dengan penanganan penyakit, tetapi juga bagaimana mendukung performa udang sejak awal pemeliharaan hingga panen.

Berbagai penyakit bakteri, infeksi parasit, maupun gangguan pada sistem pencernaan dapat menyebabkan penurunan survival rate, menghambat pertumbuhan, meningkatkan feed conversion ratio (FCR), hingga menurunkan produktivitas tambak udang secara keseluruhan.

Di sisi lain, formulasi pakan udang juga terus berkembang. Penggunaan bahan baku alternatif sebagai pengganti fishmeal dan fish oil membutuhkan dukungan nutrisi yang mampu menjaga proses pencernaan, metabolisme, serta kesehatan organ penting seperti hepatopankreas udang agar performa budidaya tetap optimal.

Melalui seminar ini, peserta diajak memahami pentingnya strategi kesehatan udang yang lebih menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pengobatan ketika penyakit muncul, tetapi juga pada upaya pencegahan.

Pendekatan Preventif Melalui Functional Feed Additives

Salah satu materi utama dalam seminar membahas pemanfaatan functional feed additives sebagai bagian dari strategi menjaga kesehatan udang.

Pendekatan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan daya tahan udang, mendukung kesehatan saluran pencernaan, serta mengoptimalkan pemanfaatan nutrisi sehingga produktivitas budidaya dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

Dua solusi yang menjadi fokus pembahasan adalah Sanacore® GM dan Lipogest®, yang telah dikembangkan untuk mendukung performa udang pada berbagai kondisi budidaya.

Sanacore® GM: Mendukung Kesehatan Udang dari Saluran Pencernaan

Sanacore® GM merupakan functional feed additive yang dirancang untuk membantu mengurangi dampak penyakit dan infeksi parasit pada budidaya ikan maupun udang.

Produk ini bekerja dengan mendukung keseimbangan mikrobiota usus, membantu menekan pertumbuhan bakteri patogen, serta memanfaatkan teknologi Quorum Sensing Inhibition untuk membantu mengurangi virulensi bakteri.

Dalam seminar dijelaskan bahwa Sanacore® GM dapat memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Membantu mendukung pencegahan berbagai jenis penyakit (broad spectrum disease prevention).
  • Membantu mengurangi mortalitas akibat infeksi bakteri maupun parasit pada saluran pencernaan.
  • Mendukung peningkatan performa dan produktivitas budidaya.

Selain itu, berbagai hasil uji yang dipaparkan menunjukkan peningkatan survival rate pada berbagai tantangan penyakit seperti EMS, EHP, vibriosis, WFS, hingga WSSV.

Lipogest®: Mendukung Fungsi Hepatopankreas Udang dan Efisiensi Pakan

Selain menjaga kesehatan, efisiensi pemanfaatan nutrisi juga menjadi aspek penting dalam keberhasilan budidaya udang.

Lipogest® merupakan feed additive berbasis bile salts yang dirancang untuk mendukung proses pencernaan dan metabolisme nutrisi, terutama pada formulasi pakan udang dengan kandungan bahan nabati yang lebih tinggi.

Dalam seminar dijelaskan bahwa Lipogest® dapat membantu:

  • Mendukung fungsi hepatopankreas udang sebagai organ penting dalam proses pencernaan dan metabolisme.
  • Mengoptimalkan proses pencernaan nutrisi sehingga pemanfaatan pakan menjadi lebih efisien.
  • Mendukung penggunaan energi untuk pertumbuhan.
  • Membantu pemanfaatan bahan baku alternatif seperti pengurangan fishmeal maupun fish oil tanpa mengurangi performa budidaya.

Pendekatan ini menjadi semakin relevan seiring berkembangnya formulasi pakan udang yang lebih berkelanjutan.

Diskusi Interaktif Bersama Para Petambak

Cluster Seminar di Sumbawa mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para peserta.

Selama sesi diskusi, para petambak aktif berbagi pengalaman sekaligus mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Topik yang dibahas meliputi pengendalian penyakit, peningkatan performa pakan udang, strategi menjaga kesehatan hepatopankreas udang, hingga upaya meningkatkan produktivitas tambak udang di tengah berbagai kondisi budidaya.

Interaksi yang berlangsung menunjukkan besarnya kebutuhan akan edukasi dan solusi praktis yang dapat diterapkan langsung di lapangan.

Komitmen Bahtera Adi Jaya untuk Industri Budidaya Udang

Melalui penyelenggaraan Cluster Seminar "Key Insights to Shrimp Health Management", Bahtera Adi Jaya bersama Adisseo dan Gihon berharap dapat terus menghadirkan wadah berbagi pengetahuan bagi para pelaku industri aquaculture.

Selain memperkenalkan inovasi seperti Sanacore® GM dan Lipogest®, kegiatan ini menjadi sarana untuk mendorong kolaborasi, berbagi pengalaman, serta menghadirkan solusi berbasis teknologi yang mendukung produktivitas budidaya udang.

Ke depannya, Bahtera Adi Jaya akan terus berkomitmen menghadirkan program edukasi, inovasi, dan kolaborasi yang membantu menciptakan tambak udang yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan. Temukan solusi Anda bersama Bahtera di sini.