Industri skincare terus berkembang seiring perubahan kebutuhan konsumen, perkembangan teknologi, dan munculnya berbagai tren baru di Asia Pacific.
Untuk membahas perkembangan tersebut, Bahtera Adi Jaya bersama principal BASF mengadakan seminar “The Future of Intelligent Skincare: APAC Trends, Smart Actives, & Innovative Solutions” khusus bagi customer Bahtera Adi Jaya.
Seminar ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat perkembangan tren skincare di Indonesia dan kawasan APAC, sekaligus memahami bagaimana inovasi bahan aktif dan teknologi formulasi dapat diterapkan dalam pengembangan produk.
Memahami Arah Tren Skincare di APAC
Asia Pacific menjadi kawasan penting bagi industri skincare. Berdasarkan materi BASF, kawasan ini menyumbang 46% dari global skincare market pada 2025, dengan nilai pasar sebesar €70,1 miliar yang diproyeksikan meningkat menjadi €87,2 miliar pada 2030.
Perkembangan pasar tersebut berjalan seiring dengan perubahan ekspektasi konsumen. BASF mengidentifikasi beberapa tren utama yang membentuk perkembangan skincare APAC, termasuk efficacy-led beauty, skin resilience, sensorial wellness, dan conscious formulation. Di level yang lebih luas, personalization, sustainability, digitalization, dan holistic health care juga menjadi bagian dari perubahan industri.
Salah satu perubahan yang semakin terlihat adalah meningkatnya perhatian terhadap efektivitas produk. Konsumen tidak hanya mencari bahan aktif skincare dengan klaim tertentu, tetapi juga mengharapkan formulasi yang mampu memberikan pengalaman dan performa yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Hal ini membuat pengembangan skincare semakin membutuhkan pendekatan yang terintegrasi—mulai dari pemilihan active ingredients hingga teknologi formulasi yang mendukung performanya.
Dari Smart Actives hingga Advanced Delivery
Dalam seminar, BASF memperkenalkan beberapa solusi yang merepresentasikan pendekatan berbeda terhadap inovasi skincare.
SkinNexus™ Collag3n: Pendekatan Biotech untuk Collagen Banking
Salah satu konsep yang dibahas adalah collagen banking, yaitu pendekatan yang menekankan pemeliharaan kolagen secara proaktif sebagai bagian dari rutinitas skincare. Materi BASF menunjukkan peningkatan global search trend untuk istilah “collagen banking” sebesar 750%.
Dalam konteks ini, SkinNexus™ Collag3n dikembangkan sebagai fragmen kolagen Type III yang 100% human-identical. Solusi ini menggunakan proses seleksi berbasis komputasi, AI, dan eksperimen untuk mengidentifikasi fragmen dengan potensi biologis dan skalabilitas industri yang tinggi.
NeoHelix™ Regenerate: Smart Peptide untuk Damaged Collagen
NeoHelix™ Regenerate membawa pendekatan precision beauty melalui teknologi Collagen Hybridizing Peptide (CHP). Peptide ini dirancang untuk mengenali dan berikatan secara selektif dengan struktur kolagen yang rusak, sementara tidak berikatan dengan kolagen yang masih utuh.
Menurut materi BASF, NeoHelix Regenerate dapat mencapai dermis, berikatan dengan damaged collagen, serta mendukung interaksi fibroblast dengan collagen dan reaktivasi cellular signaling.
Emulgade® Verde PE: Mendukung Active Delivery
Tidak hanya active ingredients, teknologi formulasi juga berperan dalam pengembangan skincare. Emulgade® Verde PE merupakan surfactant blend yang memungkinkan pembentukan niosome vesicles untuk advanced active delivery.
Teknologi ini dirancang untuk mempermudah pembentukan niosome yang stabil dan mendukung penggunaan hydrophilic actives dalam formulasi. Dalam salah satu pengujian, Emulgade® Verde PE menunjukkan peningkatan efisiensi penetrasi niacinamide, dengan 3% niacinamide menghasilkan jumlah absorpsi yang serupa dengan 5% tanpa teknologi tersebut.
Insight dari BASF Regional Experts

Seminar ini menghadirkan tiga expert BASF dengan perspektif yang saling melengkapi:
- Rita Mok – Regional Marketing Skin Care, Asia Pacific
- Chutawat Wattana – Bioactives Business Development for ASEAN, South Asia & ANZ
- Elline Soetanto – Market Development, Personal Care Solutions
Melalui perspektif regional, bioactives, dan market development, peserta tidak hanya mendapatkan gambaran mengenai what is trending, tetapi juga bagaimana industri dapat merespons perubahan tersebut melalui solusi yang relevan.
Dari Knowledge Sharing ke Hands-on Experience

Insight dari seminar kemudian diterapkan melalui Skincare Innovation Circuit, yang membawa peserta ke lima interactive hubs:
- Cost Efficient Hub
- Active Innovation Hub
- Emollient Studio
- Pure Scent House – Fragrances
- Keychain dan Polymer Studio
Di setiap hub, peserta dapat melihat berbagai product experiences dan demonstrations, mendapatkan penjelasan mengenai solusi yang diperkenalkan, serta berdiskusi langsung melalui sesi tanya jawab.
Konsep ini membuat seminar tidak berhenti pada knowledge sharing, tetapi memberikan pengalaman yang lebih interactive, engaging, and hands-on.
Membawa Inovasi Skincare Lebih Dekat melalui Three-City Roadshow
Seminar ini berlangsung sebagai rangkaian three-city roadshow:
- Yogyakarta – 4 Agustus 2026
- Jakarta – 6 Agustus 2026
- Surabaya – 11 Agustus 2026
Tingginya partisipasi peserta melalui diskusi, pertanyaan, mini quizzes, dan berbagai aktivitas interaktif menjadi bagian penting dari perjalanan seminar.
Pada akhirnya, masa depan intelligent skincare tidak hanya ditentukan oleh perkembangan bahan aktif skincare, tetapi juga oleh bagaimana teknologi, formulasi, market insight, dan kolaborasi dapat berjalan bersama.
Melalui kolaborasi dengan BASF, Bahtera Adi Jaya terus menghadirkan insight, teknologi, dan inovasi skincare yang lebih dekat dengan customer serta membantu membuka peluang baru bagi pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan industri.